Profil Lulusan

Profil Lulusan

Menhasilkan Sarjana Pendidikan Olahraga

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan yang diatur dalam Permen Ristekdikti RI Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Capaian Pembelajaran Lulusan Prodi (Learning outcomes) Penjaskesrek, diturunkan dari profil yang telah ditetapkan. Sebagaimana dalam Permen Ristekdikti No. 44 tahun 2015 mencakup gadasi sikap, pengetahuan dan keterampilan.

4.1 Capaian Pembelajaran pada Aspek Sikap

  1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika;
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban berdasarkan Pancasila;
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa;
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
  6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
  9. Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
  11. Mempunyai ketulusan, komitmen, dan kesungguhan hati untuk mengembangkan sikap, nilai, dan kemampuan peserta didik.
  12. menanamkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman, serta menjunjung sportivitas, dan kejujuran

 

4.2 Capaian Pembelajaran pada Aspek Keterampilan Umum

  1. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan/atau teknologi sesuai dengan bidang keahliannya;
  2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur ;
  3. Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan, teknologi atau seni sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
  4. Menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
  5. Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
  6. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;
  7. Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya;
  8. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;
  9. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi;

4.3 Capaian Pembelajaran Aspek Keterampilan Khusus:

  1. Merencanakan pembelajaran kurikuler, kokurikuler dan ekstra kurikuler menggunakan metoda dan/atau pendekatan yang relevan atau yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang menghasilkan rancangan pembelajaran di pendidikan olahraga untuk digunakan pada pendidikan dasar dan menengah;
  2. Melaksanakan pembelajaran kurikuler, kokurikuler dan ekstra kurikuler mengacu pada rancangan pembelajaran di pelajaran olahraga pada pendidikan dasar dan menengah yang menghasilkan siswa yang bugar jasmani, berperilaku hidup sehat, aktif, memiliki sikap jujur, sportif dan kecerdasan emosi yang positif;
  3. Mengevaluasi hasilpembelajaran melalui kajian fakta, data dan informasi dalam pembelajaran kurikuler, kokurikuler dan ekstra kurikuler dengan menggunakan metode evaluasi yang baku (metode kontekstual, metode formatif, metode sumatif, metode kokuler dan metode ekstrakurikuler) untuk menghasilkan alternatif solusi pembelajaran yang berkualitas di pendidikan olahraga pada pendidikan dasar dan menengah;
  4. Melakukan pendampingan terhadap siswa selama proses pembelajaran pendidikan, olahraga, di pendidikan dasar dan menengah dengan dengan memperhatikan aspek pembentukan karakter siswa sehingga menghasilkan kondisi siswa yang bugar jasmani, berperilaku hidup sehat, aktif, memiliki sikap jujur, sportif dan kecerdasan emosi yang positif;
  5. Melakukan Evaluasi Proses pembelajaran menggunakan penelitian tindakan (action research) menghasilkan data dan informasi untuk digunakan sebagai dasar pengembangan proses pembelajaran olahraga pada pendidikan dasar dan menengah;
  6. Mampu Merencanakan Sumberdaya dalam penyelenggaraan pelajaran olahraga pada pendidikan dasar dan menengah;
  7. Membuat perangkat pembelajaran pelajaran olahraga melalui analisis materi subjek (paedagogical content knowledge) secara mandiri sesuai dengan prinsip-prinsip desain instruksional, pemanfaatan IPTEKS dan lingkungan alam sekitar pada pendidikan sekolah dasar dan menengah;
  8. Mengevaluasi Aktivitas Pembelajaran menggunakan metode evaluasi perencanaan dan pengembangan, evaluasi monitoring, evaluasi dampak, evaluasi efisiensi dan evaluasi komrehensif untuk menghasilkan informasi dan data proses penyelenggaraan pelajaran olahraga pada pendidikan dasar dan menengah;
  9. Mengambil Keputusan Strategis berdasarkan analisis informasi dan data dalampenyelenggaraan pendidikan olahraga di tingkat sekolah dasar dan menengah;
  10. Melakukan Kajian dan/atau Penelitianterhadap masalah mutu, relevansi, dan akses pada bidang pendidikan olahraga pada pendidikan sekolah dasar dan menengahserta menyajikan pilihan terbaik dari solusi yang telah ada untuk digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang berhubungan dengan penyelesaian problematika atau isu-isu, penyusunan kebijakan tentang metode pembelajaran yang berkembang di bidang pendidikan olahraga; dan
  11. Mengkaji dan Mengembangkan berbagai metode pembelajaran yang telah tersedia secara inovatif dan teruji di bidang pendidikan olahraga dalam menghasilkan pemutakhiran metode pembelajaran pendidikan olahraga untuk siswa sekolah dasar dan/atau menengah.

 

4.4 Capaian Pembelajaran Aspek Pengetahuan:

  1. konsep teoretis dari kependidikan meliputi pedagogi, kepribadian (manusia, guru dan siswa), profesionalisme dan konsep sosial;
  2. konsep teoretis dan prinsip dalam bidang pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (pendidikan olahraga) sesuai dengan lingkup tugas sebagai pendidik pada pendidikan dasar dan menengah;
  3. konsep teoretis olahraga, konsep pendidikan olahraga yang terdiri dari olahraga pendidikan, olahraga rekreasi dan olahraga prestasi untuk usia siswa sekolah dasar dan menengah;
  4. konsep teoretis tentang jenis olahraga (olahraga atletik, olahraga senam, olahraga renang, olahraga bela diri, olahraga kebugaran, olahraga permainan dan olaharaga tradisional sesuai kearifan lokal), prinsip perlombaan/pertandingan,dan hubungan kegiatan jasmani dengan olahraga;
  5. konsep dan prinsip pendidikan kesehatan (personal hygiene dan kesehatan lingkungan sekolah) pada siswa sekolah dasar dan sekolah menengah;
  6. konsep teoritis anatomis, fisiologis dan mekanika gerak peserta didik untuk usia siswa sekolah dasar dan sekolah menengah;
  7. konsep terori perkembangan belajar gerak (keterampilan dasar dan kompleks) untuk usia siswa sekolah dasar dan sekolah menengah;
  8. konsep teoretis dan teknik pengembangan program pembelajaran, metode dan prosedur pembelajaran;
  9. konsep, prinsip, dan aplikasi berbagai metode pembelajaran dalam bidang studi pendidikan olahraga khususnya yang berorientasi pada kecakapan hidup (lifeskill);
  10. pengetahuan faktual tentang pendampingan meliputi partisipatif, konsultasi, pembelajaran, dan konseling;
  11. pengetahuan faktual tentang fungsi dan pemanfaatan teknologi informasi pada pembelajaran bidang pendidikan olahraga;
  12. pengetahuan faktual tentang proses pembelajaran dengan cara:
  13. membandingkan proses pembelajaran yang dilaksanakan dengan standar proses;
  14. mengidentifikasi kinerja guru dalam proses pembelajaran sesuai dengan kompetensi guru;
  15. prinsip psikologi pendidikan, psikologi perkembangan peserta didik, dan psikologi olahraga;
  16. prinsip desain instruksional (kurikulum, silabus, rencana pembelajaran) untuk pendidikan olahraga;
  17. prinsip tentang strategi pembelajaran di bidang pendidikan olahraga;
  18. teknik perencanaan dan evaluasi pembelajaran di bidang pendidikan olahraga;
  19. metode perencanaan pembelajaran meliputi prinsip-prinsip hingga proses yang ditempuh untuk penyelengaraan kelas, sekolah dan lembaga pendidikan;

 

  1. metode evaluasi meliputi: (a). evaluasi aktivitas pembelajaran dengan evaluasi perencanaan dan pengembangan (b). evaluasi monitoring, (c). evaluasi dampak, (d). evaluasi efisiensi (e). evaluasi komrehensif; dan
  2. metode evaluasi dalam bidang pendidikan olahraga di kelas, sekolah dan lembaga pendidikan terkait hasil pembelajaran